Negosiasi Kuasa dalam Privatisasi Ruang Publik oleh PKL: Studi Trotoar Depan BRI Corporate University Padang

Authors

  • Nabila ismi Universitas Andalas
  • Afrizal Afrizal Universitas Andalas
  • Alfan Miko Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.24036/scs.v12i2.802

Keywords:

Kepentingan Individuall, PKL, Ruang Publik, Trotoar

Abstract

Trotoar adalah ruang publik, merupakan fasilitas umum yang dirancang untuk pejalan kaki, namun faktanya seringkali dimanfaatkan oleh PKL untuk berjualan. Hal ini terjadi di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Kota Padang. Salah satunya adalah trotoar di depan BRI Corporate University. Jika penelitian lain berfokus pada resistensi tanpa menyoroti peran institusi pemberi legitimasi diam-diam, studi ini menyoroti kerja sama berbagai pihak yang secara tidak langsung melindungi PKL. Keunikan dan kebaruan penelitian ini adalah kemampuannya mengungkap kolaborasi lintas aktor formal dan informal yang menciptakan ruang negosiasi sehingga PKL dapat mempertahankan keberlangsungan usahanya. Teori yang digunakan adalah teori produksi ruang Henri Lefebvre yang menyatakan bahwa ruang dimaknai berbeda oleh individu sesuai dengan keperluan mereka, serta teori Ribot dan Peluso yang menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan orang mampu mengakses ruang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif tipe deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 14 informan pelaku dan 1 informan pengamat yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data dengan menyaring informasi yang relevan dari hasil wawancara, penyajian data disusun dalam narasi tematik dan matriks, serta penarikan kesimpulan dilakukan dengan menafsirkan pola yang muncul dan memverifikasinya melalui konsistensi narasi dan cross-check antar informan. Hasil penelitian menemukan bahwa PKL mampu berjualan di trotoar karena adanya dukungan dari aktor-aktor setempat yang berpengaruh, yaitu: (1) Pemerintah kecamatan, (2) Pemerintah kelurahan, (3) Pemuda Pasar Baru, dan (4) BRI Corporate University. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa akses ruang publik adalah arena kontestasi dan mekanisme akses, yang memampukan individualisasi ruang publik sehingga PKL mampu menggunakan ruang publik untuk kepentingan personal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrizal, A. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif Dalam Berbagai Disiplin Ilmu. PT Raja Grafindo Persada.

Alaydrus, S. M. (2025). Ketiadaan Paguyuban dalam Sistem Manajemen Pedagang Kaki Lima di Jalan Karang Menjangan, Kota Surabaya. Aceh Anthropological Journal, 9(1), 37-52. https://doi.org/10.24114/antro.v7i1.24572

Delta Agustin, F. (2023). Pertarungan Simbolik di Atas Trotoar Area Pasar TP (Tugu Pahlawan) Pagi Surabaya. Biokultur, 12(1).

Bastiana, Agustang, A., Jumadi, & Najamuddin. (2019). Karakteristik Umum dan Tingkat Pendapatan Pedagang Kaki Lima ( PKL ) Kota Makassar. Prosiding Seminar Nasional LP2M UNM - 2019 “Peran Penelitian Dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia,” 381–386.

Dimasiosz, P. J., Afrizal, A. & Elfitra, E. (2023). Penyelesaian Konflik Pasar Ekstra-Yudisial. Universitas Andalas.

Djuwitaningsih, E. W. (2016). Manajemen Konflik Pemerintah Daerah terhadap Eksistensi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Alun-Alun Kabupaten Ponorogo. Jurnal Transformative, 2(2), 165-174.

Febriyani, R. N., & Ismail, I. (2023). Tanggung Jawab Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang Pada Trotoar Oleh Pedagang Kaki Lima di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Kenegaraan, 7(4), 221-230.

Handoko, B. (2019). Analisis Penyalahgunaan Trotoar Beberapa Jalan Di Kota Medan (Studi Kasus). Jurnal Teknik Sipil UMSU, 2(3).

Husain, I. R., & Suraya, R. S. (2017). Resistensi pedagang kaki lima terhadap razia Satpol PP di pasar sentral kota lama Kendari. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, 6(3), 237-248.

Ismi, N. (2024). Pilihan Rasional Pedagang kaki Lima (PKL) dalam Menentukan Lokasi dan Jenis Dagangan. Universitas Andalas.

Junaedi, J. & Gunawan, Y. (2018). Kebijakan Pemerintah Daerah Terkait Ketersediaan Lahan Relokasi Bagi Pedagang Kaki Lima (Studi Penelitian Pedagang Kaki Lima). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 3(10), 98–109.

Maya, M. D. S., Harianto, S., & Setyowati, R. N. (2023). Dehumanisasi Penertiban Satpol Pp Pada Pedagang Kaki Lima: (Studi di Kawasan Gembong Asih Kota Surabaya). Jurnal Neo Societal, 8(2), 121-130.

Medina, B. D. L., Adianto, J., & Dwianto, R. D. (2022). Vernacular Governance dan Pengaruhnya terhadap Pola Spasial Kaki Lima di Kemayoran. Jurnal Arsitektur ARCADE, 6(1), 1-10.

Pramono, W., Hanandini, D., & Aziwarti. (2021). Pedagang Kaki Lima Kota Padang (1st ed.). Andalas University Press.

Puspitawati, D. (2022). Identifikasi Penggunaan Trotoar oleh Aktivitas Pedagang Kaki Lima di Pasar Tanah Abang Jakarta. Talenta Conference Series: Energy & Engineering, 5(1), 408–411. https://doi.org/10.32734/ee.v5i1.1493

Rahmawati, W. D., & Fauzi, A. M. (2021). Perebutan Ruang Publik Pedagang Kaki Lima Pada Masa Pandemi Di Alun-Alun Jombang. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 5(1), 17–32. https://doi.org/10.38043/jids.v5i1.2971

Ribot, J. C., & Peluso, N. L. (2003). Teori Akses. Rural Sociology, 68(2), 153–181.

Setiawan, A. (2017). Produksi Ruang Sosial sebagai Konsep Pengembangan Ruang Perkotaan Kajian atas Teori Ruang Henry Lefebvre. Haluan Sastra Budaya, 33(11), 10-20961.

Setiawan, I. (2024). Implementasi Kebijakan Penertiban Pedagang Kaki Lima Pada Pasar Ikan Desa Pinang Habang Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jurnal Niara, 17(2), 258-263.

Siraj, N., & Rizki, U. (2018). Implementasi Kebijakan Penertiban Pedagang Kaki Lima oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon (Studi Kasus Jalan Fatahillah). IPDN.

Takwim, S. (2023). Politik Tata Ruang: Kontestasi Ruang Pada Penataan Pedagang Kaki Lima di Kota Palu. Vox Populi, 6(1), 1-16.

Tjahyadi, B. N. (2024). Pelaksanaan Penertiban Pedagang Kaki Lima Dalam Upaya Relokasi Penataan Di Kawasan Gembong Asih Kota Surabaya. PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 4(05), 1-9.

Yusida, E., Utomo, S. H., Qurrata, V. A. Q. A., Seprillina, L., Merlinda, S., & Abbas, M. H. I. (2019). Kebijakan publik dan dampaknya terhadap aktivitas pedagang kaki lima (PKL): Studi kasus di Kota Batu. Transaksi, 11(1), 44-50.

Downloads

Published

2025-12-31