Dominasi Oligarki dalam Pembangunan Reklamasi Pantai Utara Jakarta

  • Luthfi Hasanal Bolqiah Universitas Indonesia
  • Riaty Raffiuddin Universitas Indonesia

Abstract

Pengelolaan sumber daya alam di Indonesia berkontribusi sebesar 1.480,04 atau 10,89% dari total keuntungan PDB Indonesia tahun 2017. Tetapi pada saat yang sama pengelolaan sumber daya alam juga menyumbang terhadap kerugian negara. Para teoritis seperti Richard Robison, Vedi R. Hadiz dan Jeffrey Winters memandang dominasi segelintir orang atau oligarki dengan berlebihan, sebaliknya dominasi material dari oligarki juga kurang mendapat perhatian teoritis pluralis seperti Marcus Mietzner, Michael Buehler, Michele Ford dan yang lainnya. Artikel ini berupaya untuk menganalisa oligarki dan ancaman terhadap oligarki pada satu kasus secara bersamaan yakni pembangunan Reklamasi Pantura Jakarta dengan kerangka teori dari Winters (2011). Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan cara mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi oligarki dimulai pada pembangunan Reklamasi Pantai pantura sejak dari era kepemimpinan Soeharto. Sedangkan pada masa reformasi, oligarki menjali hubungan dengan kepala daerah atau dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta untuk mempertahankan dominasi oligarki. Namun selain itu, terdapat juga oligarki atau aktor lain yang ikut serta pada masa reformasi dengan mengambil alih perusahaan yang sebelumnya sudah mendapatkan izin pembangunan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-06-13
How to Cite
BOLQIAH, Luthfi Hasanal; RAFFIUDDIN, Riaty. Dominasi Oligarki dalam Pembangunan Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 13-25, june 2021. ISSN 2442-8663. Available at: <http://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/234>. Date accessed: 27 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.24036/scs.v8i1.234.