PERCERAIAN SECARA ADAT (CERAI DUSUN)

  • Nurliza Wati UNP

Abstract

Perkawinan yang ideal menjadi harapan setiap pasangan yang melangsungkan perkawinan tidak selamanya seperti yang diharapkan. Kegagalan dalam perkawinan akibat konflik rumah tangga sering diakhiri dengan perceraian. Perceraian yang merupakan pemutusan terhadap hubungan perkawinan antara suami dan isteri. Proses perceraian yang telah diputusakan secara adat di Desa Koto Tengah merupakan sebuah proses perceraian yang khusus. Namun perceraian yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Koto Tengah dilakukan dengan proses cerai dusun, proses perceraian seperti ini tidak sah menurut hukum resmi negara. Tulisan ini akan menggambarkan bagaimana cerai dusun yang menjadi sebuah adat yang berlaku di masyarakat Desa Koto Tengah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-03-05
How to Cite
WATI, Nurliza. PERCERAIAN SECARA ADAT (CERAI DUSUN). Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 50-60, mar. 2018. ISSN 2442-8663. Available at: <http://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/20>. Date accessed: 25 sep. 2020. doi: https://doi.org/10.24036/scs.v4i1.20.