https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/issue/feed Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education 2025-12-31T09:46:52+00:00 Delmira Syafrini delmirasyafrini@fis.unp.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><img style="float: left;" src="/public/site/images/admin/sedang-3.png" alt=""></p> <p style="text-align: justify;">Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education&nbsp;is a Scientific Journal published by Universitas Negeri Padang in in collaboration with <a href="https://drive.google.com/open?id=1Cc4hEulBTrygrtdmyJlqqttJkDrrynry" target="_blank" rel="noopener">Perkumpulan Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)</a>, discussing educational, social and cultural phenomena that are in the midst of society. In addition, the journal Socius also provides new thoughts related to concepts and theories that exist in education, sociology, and anthropology.</p> <p style="text-align: justify;">The publication of the Socius Journal aims to facilitate interaction, discussion, and updating ideas from Sociology and Anthropology Education scientists in Indonesia. The Socius Journal contains empirical research in Sociology and Anthropology.</p> <p style="text-align: left;">&nbsp;<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1414512643&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/e-issn-2.png" alt=""></a> &nbsp; &nbsp;&nbsp;<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1408607491&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/p-issn2.png" alt=""></a> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p style="text-align: left;">.......................................................................................................................................................................................</p> <p>Socius journal has been published with print version for the first time in 2014 (Volume 1, January - June &nbsp;2014). The&nbsp; online version by using OJS system started at Volume 4 number 1 (January-June 2017).</p> <p style="text-align: left;">.......................................................................................................................................................................................</p> <h3><strong>Journal Indexed by:</strong></h3> <p><a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&amp;user=v0YASHwAAAAJ&amp;view_op=list_works&amp;authuser=1&amp;gmla=AJsN-F64zcinzYB7SRjI3TXhPlt0gKWsisITsjjHHlKbvZ8pNqOaXh9gAyG7V8Keoacc5tRAqukZun0XlnGWCqVU7IzJh0NbfQ" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/Google_Scholar_logo.png" alt="" width="138" height="55"></a>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a href="https://search.crossref.org/?q=2356-4180" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/crosref1.png" alt=""></a></p> <p>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------</p> <p>&nbsp;<a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Lisensi Creative Commons"></a>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------</p> <p style="background-color: #ffff00; text-align: justify;"><strong>Call for Papers :</strong><br><br><strong>Socius opens the opportunity for submission of articles for Vol. 6 No. 1, January-June 2019. Deadline on March 10, 2019<br></strong></p> <p>&nbsp;<img src="/public/site/images/admin/CALL_FOR_PAPERS_SOCIUS.jpg" alt="" width="343" height="485"></p> https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/798 Modal Sosial dalam Penguatan Ekonomi Lokal melalui Wisata Pasar Slumpring 2025-06-11T03:10:18+00:00 Annisa Anandya Pramesti annisapramesti32212@students.unnes.ac.id Gunawan Gunawan annisapramesti32212@students.unnes.ac.id <p>Pengembangan pariwisata berbasis kerakyatan dengan menampilkan citra tradisional menjadi salah satu konsep yang dipilih dalam pengembangan wisata Pasar Slumpring, Kecamatan Bumijawa, Tegal. Sektor pariwisata yang masih dikelola secara mandiri ini berhasil membangun wadah pemberdayaan bagi masyarakat setempat sekaligus sebagai salah satu penguatan ekonomi lokal yang dimiliki Desa Wisata Cempaka. Tujuan dari penelitian ini, guna untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan dari destinasi Pasar Slumpring yang masih bertahan sampai sekarang dari perspektif modal sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan 5 orang informan terpilih serta dokumentasi di lingkungan wisata Pasar Slumpring. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada teori modal sosial Fukuyama. Temuan penelitian menunjukan bahwa modal sosial menjadi komponen penting yang berhasil disinergikan sehingga mampu mendukung pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi lokal melalui wisata Pasar Slumpring. Aspek-aspek modal sosial yang dibangun meliputi, kepercayaan, norma dan nilai sosial serta jaringan sosial. Selain itu, peran Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) juga berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat modal sosial yang dimiliki Pasar Slumpring. Secara keseluruhan, keberadaan Pasar Slumpring memberikan penguatan ekonomi terhadap masyarakat sekitar.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/698 Aksesibilitas Kredit pada Wirausaha Perempuan di Kota Pekanbaru 2025-12-31T02:03:21+00:00 Cut Endang Kurniasih cutendang@lecturer.unri.ac.id Ando Fahda Aulia ando.aulia@lcturer.unri.ac.id Nobel Aqualdo nobel.aqualdo@lecturer.unri.ac.id Rahmita Budiartiningsih rahmita.b@lecturer.unri.ac.id Rosyetti Rosyetti rosyetti@lecturer.unri.ac.id <p>Peran perempuan sangat penting dalam menopang ekonomi nasional dan menurunkan kemiskinan. Pemberian kredit mikro dari pemerintah membantu perempuan untuk menghidupi keluarga dan sebagai hasilnya peningkatan kesejahteraan. Permasalahannya, perempuan tidak menikmati akses yang sama ke layanan keuangan seperti laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel-variabel yang berpengaruh signifikan terhadap akses kredit pengusaha perempuan di Kota Pekanbaru. Data dikumpulkan secara campuran melalui wawancara dan juga menggunakan metode terstruktur kuesioner dari 100 wirausaha perempuan, yang dianalisis secara kuantitatif menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kewirausahaan berupa pendapatan dan modal usaha lebih dominan dalam memberikan peluang yang besar untuk mengakses kredit sementara kepemilikan pencatatan laporan keuangan cenderung menyebabkan akses kredit lebih kecil pada wirausaha perempuan. Ini membuktikan bahwa literatur yang menyatakan bahwa banyak wirausaha perempuan sulit mendapatkan kredit karena menjalankan usaha mikro dengan pendapatan dan modal kecil yang sering dianggap kurang layak untuk kredit skala besar. Studi ini memiliki kebaruan dan berkontribusi pada literatur terkini terutama mengenai hubungan akses terhadap kredit dan kewirausahaan perempuan serta memberikan masukan berharga bagi para pembuat kebijakan.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/802 Negosiasi Kuasa dalam Privatisasi Ruang Publik oleh PKL: Studi Trotoar Depan BRI Corporate University Padang 2025-06-11T03:14:36+00:00 Nabila ismi nabilaismi792@gmail.com Afrizal Afrizal afrizal_2002au@yahoo.com Alfan Miko alfanmiko@hotmail.com <p>Trotoar adalah ruang publik, merupakan fasilitas umum yang dirancang untuk pejalan kaki, namun faktanya seringkali dimanfaatkan oleh PKL untuk berjualan. Hal ini terjadi di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Kota Padang. Salah satunya adalah trotoar di depan BRI Corporate University. Jika penelitian lain berfokus pada resistensi tanpa menyoroti peran institusi pemberi legitimasi diam-diam, studi ini menyoroti kerja sama berbagai pihak yang secara tidak langsung melindungi PKL. Keunikan dan kebaruan penelitian ini adalah kemampuannya mengungkap kolaborasi lintas aktor formal dan informal yang menciptakan ruang negosiasi sehingga PKL dapat mempertahankan keberlangsungan usahanya. Teori yang digunakan adalah teori produksi ruang Henri Lefebvre yang menyatakan bahwa ruang dimaknai berbeda oleh individu sesuai dengan keperluan mereka, serta teori Ribot dan Peluso yang menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan orang mampu mengakses ruang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif tipe deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 14 informan pelaku dan 1 informan pengamat yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data dengan menyaring informasi yang relevan dari hasil wawancara, penyajian data disusun dalam narasi tematik dan matriks, serta penarikan kesimpulan dilakukan dengan menafsirkan pola yang muncul dan memverifikasinya melalui konsistensi narasi dan <em>cross-check</em> antar informan. Hasil penelitian menemukan bahwa PKL mampu berjualan di trotoar karena adanya dukungan dari aktor-aktor setempat yang berpengaruh, yaitu: (1) Pemerintah kecamatan, (2) Pemerintah kelurahan, (3) Pemuda Pasar Baru, dan (4) BRI Corporate University. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa akses ruang publik adalah arena kontestasi dan mekanisme akses, yang memampukan individualisasi ruang publik sehingga PKL mampu menggunakan ruang publik untuk kepentingan personal.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/784 Deconstruction of Gender and Sexuality in the I Told Sunset About You Series 2025-12-10T01:33:58+00:00 Siti Shafira Nurul Hanifa siti2207@mail.unpad.ac.id Desi Yunita desi.yunita@unpad.ac.id Aditya Candra Lesmana aditya.lesmana@unpad.ac.id <p>This study analyzes the representation of gender and sexuality in the Thai series I Told Sunset About You using Jacques Derrida's deconstruction theory. Unlike previous studies that focus on identity affirmation or audience response, this research offers a new perspective by examining narrative ambiguity, emotional uncertainty, and symbolic silence as representational strategies. The research was conducted over six months (January-June 2025) by analyzing all episodes of the series, focusing on scenes that display the dismantling of masculine-feminine hierarchies, the application of différance in character relations, and the portrayal of gender identity as a fluid entity. Data were collected through dialogue transcription, scene marking, and recording of characters' gestural-emotional dynamics. The results show that this series represents queer identity not through labels, but through cues, revealing representational strategies as a form of symbolic propaganda. By emphasizing how the reproduction of space through popular media becomes a discursive space for ideological resistance, particularly related to heteronormativity. These findings contribute to the development of queer media studies in Southeast Asia, especially in reading gender politics in BL narratives critically and contextually.</p> <p> </p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/851 Stratifikasi Sosial dalam Institusi Keagamaan Hindu Bali: Pelestarian Budaya atau Ketimpangan Sosial? 2025-12-11T06:31:05+00:00 Novi Dwi Lestari novidwilestari758@gmail.com Binti Maunah novidwilestari758@gmail.com <p>Stratifikasi sosial dalam masyarakat Hindu Bali merupakan fenomena yang memiliki kaitan erat dengan sistem keagamaan dan adat, khususnya melalui institusi pura dan desa pakraman. Dalam banyak kajian, institusi keagamaan cenderung dipahami sebagai ruang normatif pelestarian budaya dan harmoni sosial, sehingga peran dalam mengelola relasi hierarkis kurang dianalisis secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana stratifikasi sosial berbasis wangsa dilegitimasi, dipertahankan, dan dinegosiasikan melalui institusi keagamaan Hindu Bali di tengah dinamika modernisasi dan perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan menggunakan metode studi pustaka terkait artikel jurnal dan buku akademik yang relevan dengan kajian stratifikasi sosial dan sosiologi agama. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan menafsirkan praktik ritual, kepemimpinan adat, dan distribusi peran keagamaan dalam kerangka relasi kuasa simbolik. Hasil analisi menunjukkan bahwa sistem stratifikasi berbasis kasta masih berfungsi sebagai fondasi penting dalam pengorganisasian keagamaan, dimana kelompok Brahmana dapat memegang otoritas ritual utama, sementara kelompok Sudra lebih banyak berperan dalam fungsi teknis keagamaan. Namun demikian, dinamika kontemporer memperlihatkan adanya negosiasi simbolik yang dipengaruhi oleh pendidikan, mobilitas sosial, dan keterlibatan generasi muda, meskipun perubahan tersebut belum menghasilkan transformasi struktural yang signifikan. Penelitian ini menarik kesimpulan bahwa institusi keagamaan Hindu Bali berfungsi secara ambivalen, yakni sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus mekanisme reproduksi ketimpangan simbolik, sehingga diperlukan ruang refleksi dan dialog agar pelestarian tradisi dapat berjalan seiring dengan prinsip keadilan sosial dan partisipasi yang lebih inklusif.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/878 Ekonomi-Politik Student Loan: Analisis Komparatif Kebijakan Kredit Pendidikan di Australia dan Malaysia 2025-12-01T08:42:48+00:00 Rizqyansyah Fitramadhana fitramadhanarizqyansyah@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik kebijakan kredit pendidikan (<em>student loan</em>) di Australia dan Malaysia. Riset ini didasarkan atas dua rumusan pertanyaan pokok: (a) apakah ada perbedaan antara model ICL dan TBRL? (b) Bagaimana dua sistem <em>student loan</em> itu dijalankan di Australia (ICL) dan Malaysia (TBRL) serta seperti apa dampaknya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa analisis komparatif, khususnya komparasi kebijakan publik untuk menyingkap perbedaan konsep, teknis, dan implementasi dua sistem kebijakan pinjaman mahasiswa. Sumber data sepenuhnya menggunakan data sekunder dengan fokus utama pada artikel jurnal, buku, pemberitaan di media, dan laporan lembaga riset. Selain itu, peneliti ini mendayagunakan ekonomi-politik finansialisasi guna menganalisis secara kritis penerapan dan dampak dari kebijakan kredit pendidikan di Australia dan Malaysia. Temuan riset ini menunjukkan bahwa (a) terdapat perbedaan antara model ICL dan TBRL khususnya pada aspek waktu pengembalian dan batas minimum pendapatan peminjam dan (b) penerapan kredit pendidikan di Australia dan Malaysia menyebabkan finansialisasi pendidikan tinggi dan penyedotan finansial. Kebaruan penelitian ini terletak pada argumen baru yang belum dieksplorasi dalam penelitian terdahulu tentang kebijakan kredit pendidikan: munculnya kredit pendidikan merupakan bentuk finansialisasi pendidikan tinggi yang disebabkan oleh berkurangnya investasi publik negara pada sektor pendidikan (<em>the retreat of the state</em>).</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/857 Pemerataan Pendidikan Wilayah Sangat Tertinggal Melalui Program Indonesia Pintar di Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat 2025-12-01T07:48:55+00:00 Novia Dhara Yulithya noviadhrndy@gmail.com Viza Juliansyah viza@fisip.untan.ac.id M. Sabran sabran@fisip.untan.ac.id <p>Program Indonesia Pintar diposisikan sebagai instrumen kebijakan pemerintah yang diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan bagi peserta didik berlatar belakang miskin dan rentan miskin, khususnya pada wilayah sangat tertinggal. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menggunakan perspektif sosiologis dalam menempatkan masyarakat wilayah sangat tertinggal sebagai subjek utama dalam memaknai dan memanfaatkan PIP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat dan dampak PIP terhadap peningkatan minat partisipasi peserta didik di wilayah sangat tertinggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif untuk memahami fenomena sosial secara mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek utama penerima manfaat PIP dan informan kunci meliputi pihak dewan guru SDN 15 Benteng. Data dikumpulkan dari 13 informan meliputi 2 orang peserta didik penerima manfaat, 7 orang tua penerima manfaat, dan 4 dewan guru melalui wawancara mendalam selama periode Desember 2024 - April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIP telah membangun persepsi positif bagi penerima manfaat. PIP dapat membantu pemenuhan kebutuhan peserta didik, memperluas akses pendidikan, meningkatan kesadaran pentingnya pendidikan dan kesejahteraan, serta mengurangi angka putus sekolah pada wilayah sangat tertinggal. Namun demikian, pelaksanaan PIP juga menciptakan kecenderungan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan dari pemerintah. Melalui analisis menggunakan teori rasionalitas terbatas dan teori pertukaran sosial, penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan PIP dipengaruhi oleh pertimbangan rasional masyarakat dalam kondisi keterbatasan ekonomi serta hubungan timbal balik masyarakat dengan negara untuk memperoleh bantuan dan keberlanjutan partisipasi pendidikan.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/886 Implikasi Modal Sosial dalam Community Based Tourism (CBT) terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kawasan Wisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo 2025-12-01T08:59:11+00:00 Muh. Niam mn396@ummad.ac.id Qoni'ah Qoni'ah qon700@ummad.ac.id Lina Alfiyani la284@ummad.ac.id Desita Putri mn396@ummad.ac.id <p>Penetapan Telaga Ngebel sebagai Kawasan wisata atas usulan masyarakat lokal mengindikasikan pengembangan <em>Community Based Tourism</em> (CBT). Namun, keberhasilan CBT sangat bergatung pada kekuatan modal sosial yang menopang partisipasi dan kolaborasi antara <em>stakeholders</em>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi modal sosial dalam pengembangan CBT terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Kebaruan penelitian ini terletak pada kontruksi dan pemetaan kerangka relasional antara dimensi modal sosial (jaringan, kepercayaan, norma) dan praktik CBT Multi-Aktor yang berorientasi pada kesejeahteraan sebagai <em>outcome Multidimensi</em> (Sosial, Ekonomi, Budaya). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 12 informan yang dipilih secara <em>purposive sampling</em> (4 dari pemerintah, 5 dari paguyuban, 3 dari komunitas lokal), observasi non-partisipasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: <em>pertama,</em> jaringan sosial terbentuk melalui kolaborasi antar instansi pemerintah, masyarakat, Pokdarwis, dan paguyuban-paguyuban. <em>Kedua,</em> kepercayaan diwujudkan dalam bentuk hubungan interkasi sosial dan solidaritas sosial antara masyarakat dan pemerintah. <em>Ketiga,</em> norma sosial menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan sosial, ekonomi, dan budaya. <em>Keempat, </em>sinergi modal sosial meningkatkan kesejahteraan melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi, solidaritas sosial, dan pelestarian budaya lokal seperti “Larungan”. Implikasi penelitian ini merupakan konstruksi dan operasionalisasi kerangka relasional modal sosial dan CBT yang mendukung kesejahteraan masyarakat, sehingga dapat menjadi panduan praktis para <em>stakeholders</em> dalam pemetaan relasional untuk pengembangan progam kesejahteraan sosial berbasis komunitas dan kearifan lokal.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius https://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/668 Implementasi Nilai Kearifan Lokal Cublak Cublak Suweng dalam Pembelajaran MERDEKA 2025-07-17T03:06:41+00:00 Yanuarita Nur Hanifa yanuaritanurhanifa@upi.edu Dadan Wildan wildansekneg2025@gmail.com Siti Komariah sitikomariah@upi.edu <p>Kearifan lokal menjadi muatan penting untuk diinternalisasikan pada setiap generasi karena mencerminkan nilai-nilai, pengetahuan, dan praktik yang diwariskan secara turun temurun yang mampu mendukung keberlangsungan sosial dan lingkungan. Nilai-nilai lokal memiliki relevansi untuk menghadapi dunia yang terus berubah dan didominasi oleh pengaruh teknologi. Oleh karena itu perlu adanya interseksi antara kearifan lokal dan perkembangan teknologi di dunia pendidikan untuk menciptakan iklim pembelajaran yang interaktif, responsif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan global yang semakin dinamis. Inovasi pembelajaran melalui implementasi kearifan lokal pada permainan tradisional <em>Cublak Cublak Suweng </em>dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menjembatani antara kearifan budaya dengan kemajuan global. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi nilai kearifan lokal <em>Cublak Cublak Suweng </em>dalam pembelajaran MERDEKA. Teori yang digunakan sebagai dasar analisis adalah teori struktural fungsional skema AGIL dari Talcott Parsons. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnopedagogi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi literatur dan observasi partisipan pada pembelajaran sosiologi di SMAN 2 Cibinong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal permainan tradisional <em>Cublak Cublak Suweng</em> dalam pembelajaran MERDEKA menciptakan iklim belajar yang interaktif, inklusif, dan rekreatif sekaligus melestarikan budaya nasional di era digital. Pendekatan ini mentransfer nilai moral dari makna "<em>suweng</em>" sebagai harta sejati serta mendorong keterlibatan aktif siswa sebagai <em>digital native</em>.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Socius